Mince Rumlaklak, Calon Legislatif Berjuang Demi Disabilitas di Maluku

Mince Rumlaklak, Calon Legislatif Berjuang Demi Disabilitas di Maluku

- in Kliping, Pemilu
75
0
Mince Rumlaklak, Caleg Asal Maluku

Mince yang Berani

Mince Rumlaklak yang akrab disapa Ibu Min menepis semua persepsi tentang disabilitas. Ketua Dewan Perwakilan Daerah HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) Maluku yang sejak umur lima tahun menderita polio, memberanikan diri untuk mendaftarkan diri untuk menjadi calon legislatif dari Partai Demokrat. Berawal dari inisiatif salah satu temannya, beliau nekat maju untuk memperjuangkan disabilitas di Maluku.

Menjadi calon legislatif hal tidak pernah dibayangkan Bu Min sebelumnya. Jika sebelumnya takdir Tuhan tidak mempertemukannya dengan Rosa Pentury disebuah acara interaktif di radio RRI di Maluku. Dalam kesempatan dan memang sudah jalan Tuhan. Bu Min yang kala itu berbicara tentang diskirminasi disabilitas di Maluku, mendapat masukan agar menjadi calon legislatif.

“Awalnya itu saya ikut interaktif di RRI Ambon, ketemu dengan ibu Rosa yang menawarkan saya untuk jadi caleg.” ujar Bu Min. Jadi hal yang menggelitik bagi Bu Min, menjadi caleg yang dalam benaknya membutuhkan banyak uang untuk membiayai kebutuhannya selama pendaftaran hingga kampanye.

Kepedulian yang tinggi Rosa tidak mematahkan arang Bu Min untuk menjadi caleg. Hal itu terus dia semangati pada bu Min untuk terus maju. “Ah itu tergantung dukungan dari keluarga dan teman-teman disabilitas” cerita Bu Min mengingat perkataan Bu Rosa. Bayangan dukungan dari Bu Rosa dan sedikit kegalauwan dalam benak Bu Min membuatnya berfikir ulang kembali tentang apa yang ditawarkan untuk menjadi caleg.

Kegalauwan, rasa penasaran dan optimisme menghantui pikiran Bu Min. Apa yang diusulakan Rosa menjadi pikiran matang-matang untuk diwujudkan. Tanpa pikir panjang, Bu Min pun menelfon kembali Rosa untuk memujudkan idenya. “Ibu Ros saya tertarik atas apa yang dibicarakan kemarin” cerita Bu Min.

Semangat dan doa membuat Bu Min terus maju membulatkan tekat berjuang demi disabilitas di Maluku. “Tuhan kalau memang saya bisa menjadi saluran berkat untuk teman-teman disabilitas, loloskan saya dalam tahap seleksi” ujar Bu Min. Tak berhenti disitu saja, Rosa yang menjadi awal idenya meberikan dukungan penuh. Dibantu sang suami yang kebetulan sekertaris satu di Partai Demokrat. Rosa tanpa ragu mendukung Bu Min untuk memperjuangkan disabilitas untuk setara.

Bu Min yang mendapatkan dukungan penuh dari keluarga dan Rosa. Terus maju mempersiapkan data persyaratan untuk menjadi calon legislatif di Partai Demokrat. Rintangan batu kerikil yang menjadi penghalang ketika melakukan pendaftaran terus dilewati meskipun keraguan sempat melintasi pikirannya untuk mundur. “Saya ada kendala di Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), itu butuh pengantar dari partai. Belum peraturannya itu sangat banyak” ujar Bu Min.

 

Mince Rumlaklak, Caleg Asal Maluku
Mince Rumlaklak, Caleg Asal Maluku

Harapan Untuk Disabilitas di Maluku

Tidak berharap lebih, Bu Min dengan kondisinya yang disabilitas hanya ingin bisa ditempatkan diposisi yang benar untuk memperjuangkan kaum disabilitas. Meskipun Bu Min tidak tahu nantinya dia akan ada diposisi mana dalam Partai Demokrat di Maluku. “Saya ingin mementingkan kepentingan kaum disabilitas dan memfasilitasi mereka sesuai minat dan kemampuan mereka. Meskipun saya juga belum tahu dibidang apa nantinya di legislatif” ujar Bu Min.

Kondisi disabilitas di Maluku yang masih banyak terjadi diskriminasi. Disabilitas di Maluku banyak akibat konflik yang terjadi. Tidak adanya kesetaraan, dana khusus bagi disabilitas dan kesetaraan hak bagi disabilitas menjadi penghalang disabilitas di Maluku untuk maju dan mandiri.

“Kemampuan bakat mereka bagus, tapi tidak ada fasilitas yang mau menaungi mereka. Kami yang dari lembaga saja ketika mau meminta dana kepemerintah sangat sulit, apa lagi mereka disabilitas yang berjuang masing-masing” ujar Bu Min. “Disabilitas belum merdeka, mereka masih terhambat akses mobilitas, ekonomi dan masih menjadi objek diskriminasi” tambah Bu Min.

Meskipun Bu Min menjadi calon tunggal dari disabilitas, setidaknya Bu Min sudah menjadi embrio awal untuk kemajuan disabilitas di Maluku. Gen-gen persepsi yang benar tentang disabilitas akan berkembang menuju Maluku yang inklusif dan ramah disabilitas.

 

Sumber: http://majalahdiffa.com/index.php/persona/sosok/526-mince-rumlaklak-calon-legislatif-berjuang-demi-disabilitas-di-maluku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Refleksi 13 Tahun PPUA Penca Digelar di KPU

    JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Puluhan penyandang disabilitas