KPU Sediakan Alat Bantu Bagi Tunanetra

KPU Sediakan Alat Bantu Bagi Tunanetra

- in Berita
86
0

JAKARTA–MI: Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyediakan alat bantu untuk tuna netra pada saat pemberian suara pada Pemilu 2009 mendatang. Alat bantu tersebut cukup satu buah per Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena bisa dipakai secara bergantian.

“Apa yang diusulkan (penyandang cacat) ini supaya dilaksanakan karena itu tidak terlalu berat. Alat bantu (template) dann surat kuasa pendampingan yang diusulkan  sejauh yang kami lihat ini memang kewajiban KPU,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary saat menerima perwakilan pengurus Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA) di kantor KPU, Selasa (7/10). 

Hafiz bersama anggota KPU lainnya Sjamsulbahri dan Endang Sulastri menerima perwakilan pengurus PPUA. Pengurus PPUA yang didampingi Direktur Eksekutif Centre for Electoral Reform (Cetro) Hadar Navis Gumay antara lain I Made Adi Gunawan, Maulani AR, Ridwan Sumantri, dan Heppy Sebayang.

PPUA  menyampaikan sejumlah usulan ke KPU agar terpenuhi akses penyandang cacat pada pemungutan suara Pemilu 2009 pada 9 April mendatang. Usulan itu antara lain agar disediakan alat bantu template, coblos dinyatakan sah, dibuat surat kuasa pendampingan, penempatan kotak suara tidak lebih dari 100 cm, lokasi TPS nyaman bagi penyandang cacat, KPPS memahami dan tahu kegunaan alat bantu template, adanya TPS untuk kantong-kantong penyebaran penyandang cacat, melibatkan penyandang cacat sebagai narasumber pelatihan petugas Pemilu terutama KPU provinsi, KPU kabupaten/kota, dan PPK.

“Kami meminta agar mencoblos tetap dinyatakan sah supaya kami bisa memastikan bahwa tanda yang diberikan saat penyampaian suara di TPS sudah benar. Kalau coblos bisa kami meraba bahwa surat suara itu sudah berlobang. Tapi kalau tanda, sangat sulit kami bisa memastikan apakah sudah benar atau tidak,” kata I Made Adi Gunawan selaku Sekretaris PPUA yang menyandang gelar magister administrasi Negara.

Adi mengatakan alat bantu untuk tuna netra pada waktu Pilkada Gubernur DKI Jakarta disediakan KPU sempat. “Di Pilkada DKI Jakarta alat bantu template ada di setiap TPS. Dari segi anggaran KPU bisa membuatnya. Kami mengusulkan agar KPU juga menyediakannya pada Pemilu 2009 di setiap TPS. Tidak ada data di mana ada tuna netra. Mungkin di semua daerah ada tuna netra. Pada Pemilu 2004 lalu sudah alat bantu template ini sudah disediakan tapi hanya di beberapa provinsi saja,” katanya.

Selain itu, pengurus PPUA Maulani juga mengusulkan agar KPU memberikan tempat satu meja bagi penyandang cacat di KPU sebagai perwakilan mereka untuk mendapatkan informasi perkembangan di KPU terkait tahapan program dan jadual Pemilu 2009.

“Ini sangat perlu bagi kami untuk mendapatkan informasi, misalnya, untuk mengetahui surat keputusan di KPU, sehingga kami tidak ketinggalan mengikuti dan memasukkan usulan kami supaya kami tidak tertinggal,” kata Maulani. (KN/OL-06).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

Evaluasi Pilkada Serentak 2017 yang Inklusif dan Aksesibel

Download Laporan Evaluasi Klik DI SINI Pilkada Serentak